(¯`v´¯) ♥♥♥●•Jika benar cinta itu kerana ALLAH•●♥ `·.¸..´♥♥Maka biarkanlah ia mengalir mengikut aliran ALLAH kerana hakikatnya ia berhulu dari ALLAH maka ia pun berhilir hanya kepada ALLAH,Kerana hati ini begitu mudah untuk dibolak-balikkan,serahkan rasa yg tiada sanggup dijadikan halal itu pada Yang Memberi dan Memiliki-NYA,biarkan DIA yg mengatur semuanya hingga keindahan itu datang pada waktunya•●♥ღ¸.•´ (¯`v´¯) ♥♥♥•♥•♥ `·.¸.·´ ♥♥
Jumat, 17 Februari 2012
Minggu, 29 Januari 2012
~12 GOLONGAN YANG DI DO'AKAN MALAIKAT~
Assalaamu'alaikum warahmatullah,,,,,
~12 GOLONGAN YANG DI DO'AKAN MALAIKAT~
1. Orang yang tidur dalam keadaan bersuci.
"Barangsiapa yang tidur dalam keadaan suci, maka malaikat akan bersamanya di dalam pakaiannya. Dia tidak akan bangun hingga malaikat berdoa 'Ya Allah, ampunilah hambamu si fulan karena tidur dalam keadaan suci". (HR Imam Ibnu Hibban dari Abdullah bin Umar)
2. Orang yang sedang duduk menunggu waktu shalat.
"Tidaklah salah seorang diantara kalian yang duduk menunggu shalat, selama ia berada dalam keadaan suci, kecuali para malaikat akan mendoakannya 'Ya Allah, ampunilah ia. Ya Allah sayangilah ia' (HR Imam Muslim dari Abu Hurairah, Shahih Muslim 469)
3. Orang-orang yang berada di shaf barisan depan di dalam shalat berjamaah.
"Sesungguhnya Allah dan para malaikat-Nya bershalawat kepada (orang - orang) yang berada pada shaf - shaf terdepan" (Imam Abu Dawud (dan Ibnu Khuzaimah) dari Barra' bin 'Azib)
4. Orang-orang yang menyambung shaf pada sholat berjamaah (tidak membiarkan sebuah kekosongan di dalam shaf).
"Sesungguhnya Allah dan para malaikat selalu bershalawat kepada orang-orang yang menyambung shaf-shaf" (Para Imam yaitu Ahmad, Ibnu Majah, Ibnu Khuzaimah, Ibnu Hibban dan Al Hakim meriwayatkan dari Aisyah)
5. Para malaikat mengucapkan 'aamin' ketika seorang Imam selesai membaca Al Fatihah.
"Jika seorang Imam membaca 'ghairil maghdhuubi 'alaihim waladh dhaalinn', maka ucapkanlah oleh kalian 'aamiin', karena barangsiapa ucapannya itu bertepatan dengan ucapan malaikat, maka ia akan diampuni dosanya yang masa lalu" (HR Imam Bukhari dari Abu Hurairah, Shahih Bukhari 782)
6. Orang yang duduk di tempat shalatnya setelah melakukan shalat.
"Para malaikat akan selalu bershalawat ( berdoa ) kepada salah satu diantara kalian selama ia ada di dalam tempat shalat dimana ia melakukan shalat, selama ia belum batal wudhunya, (para malaikat) berkata, 'Ya Allah ampunilah dan sayangilah ia'" (HR Imam Ahmad dari Abu Hurairah, Al Musnad no. 8106)
7. Orang-orang yang melakukan shalat shubuh dan 'ashar secara berjama'ah.
"Para malaikat berkumpul pada saat shalat shubuh lalu para malaikat ( yang menyertai hamba) pada malam hari (yang sudah bertugas malam hari hingga shubuh) naik (ke langit), dan malaikat pada siang hari tetap tinggal. Kemudian mereka berkumpul lagi pada waktu shalat 'ashar dan malaikat yang ditugaskan pada siang hari (hingga shalat 'ashar) naik (ke langit) sedangkan malaikat yang bertugas pada malam hari tetap tinggal, lalu Allah bertanya kepada mereka, 'Bagaimana kalian meninggalkan hambaku?', mereka menjawab, 'Kami datang sedangkan mereka sedang melakukan shalat dan kami tinggalkan mereka sedangkan mereka sedang melakukan shalat, maka ampunilah mereka pada hari kiamat'" (HR Imam Ahmad dari Abu Hurairah, Al Musnad no. 9140)
8. Orang yang mendoakan saudaranya tanpa sepengetahuan orang yang didoakan.
"Doa seorang muslim untuk saudaranya yang dilakukan tanpa sepengetahuan orang yang didoakannya adalah doa yang akan dikabulkan. Pada kepalanya ada seorang malaikat yang menjadi wakil baginya, setiap kali dia berdoa untuk saudaranya dengan sebuah kebaikan, maka malaikat tersebut berkata 'aamiin dan engkaupun mendapatkan apa yang ia dapatkan' (HR Imam Muslim dari Ummud Darda', Shahih Muslim 2733)
9. Orang-orang yang berinfak.
"Tidak satu hari pun dimana pagi harinya seorang hamba ada padanya kecuali 2 malaikat turun kepadanya, salah satu diantara keduanya berkata, 'Ya Allah, berikanlah ganti bagi orang yang berinfak'. Dan lainnya berkata, 'Ya Allah, hancurkanlah harta orang yang pelit'" (HR Imam Bukhari dan Imam Muslim dari Abu Hurairah, Shahih Bukhari 1442 dan Shahih Muslim 1010)
10. Orang yang sedang makan sahur.
"Sesungguhnya Allah dan para malaikat-Nya bershalawat (berdoa ) kepada orang-orang yang sedang makan sahur" Insya Allah termasuk disaat sahur untuk puasa"sunnah" (HR Imam Ibnu Hibban dan Imam Ath Thabrani, dari Abdullah bin Umar)
11. Orang yang sedang menjenguk orang sakit.
"Tidaklah seorang mukmin menjenguk saudaranya kecuali Allah akan mengutus 70.000 malaikat untuknya yang akan bershalawat kepadanya di waktu siang kapan saja hingga sore dan di waktu malam kapan saja hingga shubuh" (HR Imam Ahmad dari 'Ali bin Abi Thalib, Al Musnad 754)
12. Seseorang yang sedang mengajarkan kebaikan kepada orang lain.
"Keutamaan seorang alim atas seorang ahli ibadah bagaikan keutamaanku atas seorang yang paling rendah diantara kalian. Sesungguhnya penghuni langit dan bumi, bahkan semut yang di dalam lubangnya dan bahkan ikan, semuanya bershalawat kepada orang yang mengajarkan kebaikan kepada orang lain" (HR Imam Tirmidzi dari Abu Umamah Al Bahily)
Wallahua’lam bish shawwab.
Sumber :
Syaikh Dr. Fadhl Ilahi, Orang-Orang yang Didoakan Malaikat, Pustaka Ibnu Katsir, Bogor, Cetakan Pertama, Februari 2005
Salam Erat Ukhuwah
~12 GOLONGAN YANG DI DO'AKAN MALAIKAT~
1. Orang yang tidur dalam keadaan bersuci.
"Barangsiapa yang tidur dalam keadaan suci, maka malaikat akan bersamanya di dalam pakaiannya. Dia tidak akan bangun hingga malaikat berdoa 'Ya Allah, ampunilah hambamu si fulan karena tidur dalam keadaan suci". (HR Imam Ibnu Hibban dari Abdullah bin Umar)
2. Orang yang sedang duduk menunggu waktu shalat.
"Tidaklah salah seorang diantara kalian yang duduk menunggu shalat, selama ia berada dalam keadaan suci, kecuali para malaikat akan mendoakannya 'Ya Allah, ampunilah ia. Ya Allah sayangilah ia' (HR Imam Muslim dari Abu Hurairah, Shahih Muslim 469)
3. Orang-orang yang berada di shaf barisan depan di dalam shalat berjamaah.
"Sesungguhnya Allah dan para malaikat-Nya bershalawat kepada (orang - orang) yang berada pada shaf - shaf terdepan" (Imam Abu Dawud (dan Ibnu Khuzaimah) dari Barra' bin 'Azib)
4. Orang-orang yang menyambung shaf pada sholat berjamaah (tidak membiarkan sebuah kekosongan di dalam shaf).
"Sesungguhnya Allah dan para malaikat selalu bershalawat kepada orang-orang yang menyambung shaf-shaf" (Para Imam yaitu Ahmad, Ibnu Majah, Ibnu Khuzaimah, Ibnu Hibban dan Al Hakim meriwayatkan dari Aisyah)
5. Para malaikat mengucapkan 'aamin' ketika seorang Imam selesai membaca Al Fatihah.
"Jika seorang Imam membaca 'ghairil maghdhuubi 'alaihim waladh dhaalinn', maka ucapkanlah oleh kalian 'aamiin', karena barangsiapa ucapannya itu bertepatan dengan ucapan malaikat, maka ia akan diampuni dosanya yang masa lalu" (HR Imam Bukhari dari Abu Hurairah, Shahih Bukhari 782)
6. Orang yang duduk di tempat shalatnya setelah melakukan shalat.
"Para malaikat akan selalu bershalawat ( berdoa ) kepada salah satu diantara kalian selama ia ada di dalam tempat shalat dimana ia melakukan shalat, selama ia belum batal wudhunya, (para malaikat) berkata, 'Ya Allah ampunilah dan sayangilah ia'" (HR Imam Ahmad dari Abu Hurairah, Al Musnad no. 8106)
7. Orang-orang yang melakukan shalat shubuh dan 'ashar secara berjama'ah.
"Para malaikat berkumpul pada saat shalat shubuh lalu para malaikat ( yang menyertai hamba) pada malam hari (yang sudah bertugas malam hari hingga shubuh) naik (ke langit), dan malaikat pada siang hari tetap tinggal. Kemudian mereka berkumpul lagi pada waktu shalat 'ashar dan malaikat yang ditugaskan pada siang hari (hingga shalat 'ashar) naik (ke langit) sedangkan malaikat yang bertugas pada malam hari tetap tinggal, lalu Allah bertanya kepada mereka, 'Bagaimana kalian meninggalkan hambaku?', mereka menjawab, 'Kami datang sedangkan mereka sedang melakukan shalat dan kami tinggalkan mereka sedangkan mereka sedang melakukan shalat, maka ampunilah mereka pada hari kiamat'" (HR Imam Ahmad dari Abu Hurairah, Al Musnad no. 9140)
8. Orang yang mendoakan saudaranya tanpa sepengetahuan orang yang didoakan.
"Doa seorang muslim untuk saudaranya yang dilakukan tanpa sepengetahuan orang yang didoakannya adalah doa yang akan dikabulkan. Pada kepalanya ada seorang malaikat yang menjadi wakil baginya, setiap kali dia berdoa untuk saudaranya dengan sebuah kebaikan, maka malaikat tersebut berkata 'aamiin dan engkaupun mendapatkan apa yang ia dapatkan' (HR Imam Muslim dari Ummud Darda', Shahih Muslim 2733)
9. Orang-orang yang berinfak.
"Tidak satu hari pun dimana pagi harinya seorang hamba ada padanya kecuali 2 malaikat turun kepadanya, salah satu diantara keduanya berkata, 'Ya Allah, berikanlah ganti bagi orang yang berinfak'. Dan lainnya berkata, 'Ya Allah, hancurkanlah harta orang yang pelit'" (HR Imam Bukhari dan Imam Muslim dari Abu Hurairah, Shahih Bukhari 1442 dan Shahih Muslim 1010)
10. Orang yang sedang makan sahur.
"Sesungguhnya Allah dan para malaikat-Nya bershalawat (berdoa ) kepada orang-orang yang sedang makan sahur" Insya Allah termasuk disaat sahur untuk puasa"sunnah" (HR Imam Ibnu Hibban dan Imam Ath Thabrani, dari Abdullah bin Umar)
11. Orang yang sedang menjenguk orang sakit.
"Tidaklah seorang mukmin menjenguk saudaranya kecuali Allah akan mengutus 70.000 malaikat untuknya yang akan bershalawat kepadanya di waktu siang kapan saja hingga sore dan di waktu malam kapan saja hingga shubuh" (HR Imam Ahmad dari 'Ali bin Abi Thalib, Al Musnad 754)
12. Seseorang yang sedang mengajarkan kebaikan kepada orang lain.
"Keutamaan seorang alim atas seorang ahli ibadah bagaikan keutamaanku atas seorang yang paling rendah diantara kalian. Sesungguhnya penghuni langit dan bumi, bahkan semut yang di dalam lubangnya dan bahkan ikan, semuanya bershalawat kepada orang yang mengajarkan kebaikan kepada orang lain" (HR Imam Tirmidzi dari Abu Umamah Al Bahily)
Wallahua’lam bish shawwab.
Sumber :
Syaikh Dr. Fadhl Ilahi, Orang-Orang yang Didoakan Malaikat, Pustaka Ibnu Katsir, Bogor, Cetakan Pertama, Februari 2005
Salam Erat Ukhuwah
~Libatkan Allah Di Hatimu~
Assalaamu'alaikum warahmatullahi wabarakaatuh.
Bismillah..
"Sesungguhnya orang-orang yang takut kepada Tuhannya yang tidak
terlihat oleh mereka, mereka memperoleh ampunan dan pahala yang besar."
(Al Mulk:12)
Saudaraku fillah..
... ... `SeLalu Libatkan Allah dalam setiap aktifitasmu,
niscaya ketenangan kan temanimu..
`SeLalu ingatLah Allah saat Bahagiamu,
... niscaya Allah tak kan meninggalkanmu saat kau terpuruk..
`SeLalu hadirkan Allah dalam hari-harimu,
niscaya Allah akan menjagamu disetiap detak jantUngmu..
`Selalu seRtakan Allah dalam pengambiLan kepuTusanmu,
niscaya hasiL terbaik kan hadir di senyuman mu..
Salam santun ukwuah..
~PA~
~Ujian Dari Allah Itu Karunia~
Assalaamu'alaikum warahmatullahi wabarakaatuh
~Ketika diri di uji Allah,dapat tengok sejauh mana diri dapat bersabar dan bersyukur dengan kehendak-Nya.
Sikap diri sebagai manusia sering terlupa atau buat buat lupa.Terlupa
ini memang sifat manusiawi,tetapi terlupa dalam hal remeh juga bisa
mendatangkan berbagai kesusahan!Apalagi terlupa untuk mengucapkan syukur
kepada Allah yang maha pencipta.
...
Dalam keluh kesah dalam menjalani hidup seharian kadang kadang bersifat
alpa,,sadar sadar hari sudah malam dan tak sempat muhasabah diri
sebelum melelapkan mata pada itu.
Sekurang kurangnya untuk
mengenang kembali,apa yang telah dibuat sepanjang sehari suntuk sebagai
hambaNya.Paling penting mengucapkan syukur diatas segala rahmat dan
nikmatnya yang tidak terhitung.
Terkadang bila ditimpa
musibah,badan sudah tak berupaya untuk tegak brdiri barulah terasa
hendak brsyukur.Barulah terasa nikmat kekuatan dan ehat yang Allah
kurniakan amat bernilai.Itulah manusia.
Walau apapun sekiranya
ditkdirkan musibah atau penyakit usahlah cepat menggerutu atau saling
menyalahkan.Berdoa selalu ,karena doa orang sakit atau ditimpa musibah
adalah mustajab,selagi diri tidak putus asa.
Tiada orang yang
lebih menyayangi diri kita kalau diri kita tidak menyayangi diri sendiri
terlebih dahulu.Paling utama brsyukur walau apapun,karena kalau diri
merasakan diri paling tidak bernasib baik,ingatlah ada lagi orang yang
lebih buruk nasib nya,
~~Bersyukur apa yang telah di dapat saat ini,~~
~~
~JT~
~ MUTIARA KESABARAN ~
~Assalamualaikum warohmatullahi wabarakatuh..
”Suci adalah sebagian dari iman,membaca Alhamdulillah dapat memenuhi timbangan,Subhanallah dan Alhamdulillah itu dapat memenuhi semuayang ada di antara langit dan bumi, salat itu adalah cahaya,sedekah itu adalah bukti iman, sabar itu adalah pelita dan AlQuran untuk berhujjah (berargumentasi) terhadap yang tidakkamu sukai. Semua orang pada waktu pagi menjual dirinya,kemudian... ada yang membebaskan dirinya dan ada pula yangmembinasakan dirinya.” (H.R Muslim)
Dari Abu Sa`id bin Malik bin Sinan Al-Khudriy ra. Berkata: “Ada beberapa sahabat Anshar meminta sesuatu kepadaRasulullah SAW, maka beliau memberinya, kemudian merekameminta lagi dan beliau pun memberinya sehingga habislahapa yang ada pada beliau. Ketika beliau memberikan semuayang ada di tangannya, beliau bersabda kepada mereka :”Semua kebaikan yang ada padaku tidak akan akusembunyikan pada kalian. Siapa saja yang menjagakehormatan dirinya, maka Allah pun akan menjaganya dansiapa saja yang menyabarkan dirinya, maka Allah pun akanmemberikan kesabaran. Dan seseorang tidak akanmendapatkan anugerah yang lebih baik atau lebih lapangmelebihi kesabaran.” (H.R Bukhari dan Muslim)
[Riadhus Sholihin]
Indahnya bila sabar itu lautan iman, bagi sahabat ku fillah..sudahkah kita memiliki bahagian dari SABAR yang sebenar nya..?
Salam Ukwuah FillahLihat Selengkapnya
~MHB~
~RenunganHati Muslimah II~
*Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.*
Sahabat fillah..terkadang Hati kita mudah terbolak-balik, kadang kita
rajin kadang pula malas, terkadang kita perhatian terhadap seseorang
kadang pula hati ini menyakiti orang,Kadang senang kadang sedih, maka
dari itu kita harus senantiasa ramah dan terbuka dalam semua orang,
semoga kita menjadi orang yang bisa menerima semua orang apa adanya
dengan ...kelebihan dan kekuarangan yang dimilikinya…
Sahabatku fillah..Pentingnya keseimbangan, dalam hal ini ni, kita itu
harus seimbang , ketika virus jambu merah sedang merebak dalam bunga
hati kita…. waspadalah(bukan berarti kita menolak cinta). Cinta itu
fitrah, dengan cinta hidup akan terasa indah, kata seorang temen,
katanya dengan cinta, orang yang malas jadi pemberani, dsb.
Sahabatku yg ku cintai, jadilah remaja yang dapat menjadikan prioritas
utama sebagai patokan dalam hidup,Jujur memang cinta itu fitrah manusia,
tinggal kita yang harus mengatur cinta itu, bingkailah cinta itu dengan
bingkisan yang baik, tidak menjadikan halal dengan mengatas namakan
cinta. Biarkan cinta itu hadir dengan lembut menyapa hatimu..tentunya
karena Sang Ar-rahmah.
Dan ingatlah,Jangan sampai Cinta kita kepada manusia mengalahkan cinta kita kepada Allah SWT….
Sedikit kutipan Hangat Sahabat Rasullullah
[Cintailah kekasihmu sekadarnya saja,
Siapa tahu nanti akan jadi musuhmu . . .
Bencilah musuhmu sekadarnya saja,
Siapa tahu nanti akan jadi kekasihmu ]
(Ali bin Abi Thalib)
Salam santun ukwuah Fillah..
~MHB~
~BUKTI SHAHIHNYA TERSIMPUL DI JARI MANIS ~
~Assalamu’alaikum warohmatullahi wabarokatuh..~
Dalam ajaran agama, memang masalah “jodoh” dipercaya sebagai ranah atau wilayah prerogative Sang Khalik, Allah Yang Maha Dekat, namun “cerai” bukan urusan-Nya, tapi urusan asli manusia sendiri. Bukti shahihnya tersimpul di jari manis.
Pada suatu malam, Farid dan kawan-kawannya ngobrol di sebuah kafe. Tanpa menunggu pertanyaan, Farid yang terkenal suka ngomong, ceritera perihal perceraian dengan istrinya yang ketiga. Ya, tiga kali kawin, tiga kali bercerai, dengan dalih : Perceraian pertama, gara-gara dia ketahuan selingkuh.Lalu kawin kedua,pecah karena si istri yang serong, dan yang ketiga sekarang alasannya sebagai berikut :
“Coba kalian bayangkan, tiga bulan pertama perkawinan oke-oke aje. Aku bicara, dia cuma dengar…” tuturnya. “Terus, terus?” kata seorang kawannya. “Masuk tiga bulan kedua, eh dia yang banyak bicara, dan aku jadi pendengar”, kata si Farid. “Wah, itu rumah tangga ideal dong”, kawannya yang lain interupsi. “Naa…., pada tiga bulan ketiga. Kita saling rebutan bicara. Cape deh..! Yang jadi pendengar malah tetangga”. “Ah, bisa saja kau bikin alas an untuk kawin lagi, sama tidak warasnya dengan ceritera sinetron di televisi”, komentar kawan-kawannya.
Kemudian seorang kawannya mengajak Farid agar lebih memahami makna sackal sebuah perkawinan. Dia bertanya tentang cincin kawin. “Kok dipasang di jari manis?”. “Yah, memang begitu sejak jaman dulu”, kata Farid. “Apanya yang aneh?”.
“Ini bukan soal aneh atau tidak”, sahut kawannya. “Tapi menyangkut makna hakiki dari ketemunya sepasang anak manusia”. Lima jari di tangan kita punya nama sendiri-sendiri, yaitu jempol, telunjuk, jari tengah, jari manis dan kelingking. Si jempol biasa disebut ibu jari. Kita tidak akan bertanya, kok “ibu jari?” meski yang satu ini tidak pernah didampingi “bapak jari”. Jadi, jangan tanya lagi, mana : “anak jari” . Oke?
Belum tertutup peluang bertanya tentang jari manis. Bukan menyangkut jari sebelahnya yang dinamai “jari tengah”, sebenarnya kan cocok dengan nama : “jari jahil?”, karena panjang sendiri. Bukan itu, tapi mengapa cincin kawin harus dipasang di jari manis? Kenapa bukan di jari jempol? Ini kan ibunya jari. Atau telunjuk? Ini jari yang sering menuding. Atau di jari tengah yang lebih panjang? Atau di kelingking? Kan kalau diadu menang terhadap jempol. Mengapa?. Ya, kok cicin itu tempatnya di jari manis, yang tidak masuk hitungan dalam main suit? Biasanya orang menjawab, yah begitulah adanya sejak jaman dulu. Ini namanya jawaban ogah-ogahan. Untuk mendapat jawaban yang shahih, perlu contoh kontrit.
Coba anda rapatkan kedua telapak tangan, kemudian jari tengah ditekuk ke dalam dan tempelkan. Empat jari lainnya juga saling menempel pada ujungnya. Mari kita uji, buka tempelan dua kelingking, posisi si jari tengan tetap rapat. Begitu pula ketika jempol dan telunjuk dibuka, lekatnya kari tengah tidak terusik. Kemucian. Coba buka si jari manis….apa yang terjadi? Jari tengah ikut terbongkar alias hubungan bubar-bar !. Ini bukti shahih bahwa sekali orang saling memakaikan cincin di jari manis pasangannya. Inilah isyarat sejati sebuah “kontak mati”.
Begitu sang cincin belah rotan disaungkan di jari manis sepasang anak manusia, artinya ketemu jodoh. Pada perkembangan selanjutnya, mahligai rumah tangga menjadi ambruk berantakan, dan dengan enteng orang sering bilang “kami cerai karena begitulah maunya yang di atas”. Kita berprasangka baik saja memahami istilah “maunya yang di atas” itu, artinya bukan orang yang tinggal di lantai atas. Atau ada atasan yang punya mau. Tapi karena super awam meyakini bahwa Allah….kalau memang begitu maksudnya atau menghendaki, itu “lebih dekat dari urat nadimu”. Wallahu a’lam.
Wassalamu’alaikum warohmatullahi wabarokatuh
Dalam ajaran agama, memang masalah “jodoh” dipercaya sebagai ranah atau wilayah prerogative Sang Khalik, Allah Yang Maha Dekat, namun “cerai” bukan urusan-Nya, tapi urusan asli manusia sendiri. Bukti shahihnya tersimpul di jari manis.
Pada suatu malam, Farid dan kawan-kawannya ngobrol di sebuah kafe. Tanpa menunggu pertanyaan, Farid yang terkenal suka ngomong, ceritera perihal perceraian dengan istrinya yang ketiga. Ya, tiga kali kawin, tiga kali bercerai, dengan dalih : Perceraian pertama, gara-gara dia ketahuan selingkuh.Lalu kawin kedua,pecah karena si istri yang serong, dan yang ketiga sekarang alasannya sebagai berikut :
“Coba kalian bayangkan, tiga bulan pertama perkawinan oke-oke aje. Aku bicara, dia cuma dengar…” tuturnya. “Terus, terus?” kata seorang kawannya. “Masuk tiga bulan kedua, eh dia yang banyak bicara, dan aku jadi pendengar”, kata si Farid. “Wah, itu rumah tangga ideal dong”, kawannya yang lain interupsi. “Naa…., pada tiga bulan ketiga. Kita saling rebutan bicara. Cape deh..! Yang jadi pendengar malah tetangga”. “Ah, bisa saja kau bikin alas an untuk kawin lagi, sama tidak warasnya dengan ceritera sinetron di televisi”, komentar kawan-kawannya.
Kemudian seorang kawannya mengajak Farid agar lebih memahami makna sackal sebuah perkawinan. Dia bertanya tentang cincin kawin. “Kok dipasang di jari manis?”. “Yah, memang begitu sejak jaman dulu”, kata Farid. “Apanya yang aneh?”.
“Ini bukan soal aneh atau tidak”, sahut kawannya. “Tapi menyangkut makna hakiki dari ketemunya sepasang anak manusia”. Lima jari di tangan kita punya nama sendiri-sendiri, yaitu jempol, telunjuk, jari tengah, jari manis dan kelingking. Si jempol biasa disebut ibu jari. Kita tidak akan bertanya, kok “ibu jari?” meski yang satu ini tidak pernah didampingi “bapak jari”. Jadi, jangan tanya lagi, mana : “anak jari” . Oke?
Belum tertutup peluang bertanya tentang jari manis. Bukan menyangkut jari sebelahnya yang dinamai “jari tengah”, sebenarnya kan cocok dengan nama : “jari jahil?”, karena panjang sendiri. Bukan itu, tapi mengapa cincin kawin harus dipasang di jari manis? Kenapa bukan di jari jempol? Ini kan ibunya jari. Atau telunjuk? Ini jari yang sering menuding. Atau di jari tengah yang lebih panjang? Atau di kelingking? Kan kalau diadu menang terhadap jempol. Mengapa?. Ya, kok cicin itu tempatnya di jari manis, yang tidak masuk hitungan dalam main suit? Biasanya orang menjawab, yah begitulah adanya sejak jaman dulu. Ini namanya jawaban ogah-ogahan. Untuk mendapat jawaban yang shahih, perlu contoh kontrit.
Coba anda rapatkan kedua telapak tangan, kemudian jari tengah ditekuk ke dalam dan tempelkan. Empat jari lainnya juga saling menempel pada ujungnya. Mari kita uji, buka tempelan dua kelingking, posisi si jari tengan tetap rapat. Begitu pula ketika jempol dan telunjuk dibuka, lekatnya kari tengah tidak terusik. Kemucian. Coba buka si jari manis….apa yang terjadi? Jari tengah ikut terbongkar alias hubungan bubar-bar !. Ini bukti shahih bahwa sekali orang saling memakaikan cincin di jari manis pasangannya. Inilah isyarat sejati sebuah “kontak mati”.
Begitu sang cincin belah rotan disaungkan di jari manis sepasang anak manusia, artinya ketemu jodoh. Pada perkembangan selanjutnya, mahligai rumah tangga menjadi ambruk berantakan, dan dengan enteng orang sering bilang “kami cerai karena begitulah maunya yang di atas”. Kita berprasangka baik saja memahami istilah “maunya yang di atas” itu, artinya bukan orang yang tinggal di lantai atas. Atau ada atasan yang punya mau. Tapi karena super awam meyakini bahwa Allah….kalau memang begitu maksudnya atau menghendaki, itu “lebih dekat dari urat nadimu”. Wallahu a’lam.
Wassalamu’alaikum warohmatullahi wabarokatuh
~Renungan Hati Muslimah~
Assalamualaikum wr wb.
“wahai MUSLIMAH kesayanganku.
sekiranya dirimu TIDAK dihadiri lelaki,
...
itu tidak bermakna dirimu TIDAK DIINGINI.
jangan khawatir karena CINTA ALLAH itu SUATU yang SANGAT PASTI.
sesungguhnya ALLAH sedang memelihara HATI dan JIWAMU
daripada DIKECEWAKAN dan didatangi perasaan RIAK.
DEKATKANKANLAH dirimu kepada ILAHI,
berilah cintamu pada yang memiliki CINTA,
PASTI CINTA SEJATIMU akan KAU TEMUI jua.
TAK USAH BERHARAP CINTA pada insan yang kau sendiri TIDAK PASTI.
jadilah seperti FATIMAH R.A,
MENDIAMKAN DIRI kepada lelaki yang kau SUKAI.
BERDOALAH kepada ALLAH.berdoa…dan terus berdoa…..
InsyaALLAH,dirimu pasti DICARI.
berpeganglah dengan kata-kata ini:JAGALAH ALLAH,ALLAH PASTI MENJAGAMU.
muslimah seperjuanganku..
Tak usah dirimu khawatir,
berbuatlah sesuatu karena Allah,
dan bukannya karena kritikan manusia,
kerana mereka juga hamba Allah..
walau dirimu TIDAK CANTIK didunia,
walau dirimu TIDAK MENJADI SIULAN didunia,
semoga dirimu MENJADI BUALAN DISYURGA kelak..
semoga dirimu DIPANDANG DISYURGA kelak..”
~PA~
~: Untuk mmu Ukhti ku terkasiH,,,, Sudahkah Engkau cantik??:~
Assalaamu'alaikum warahmatullahi wabarakaatuh
Untuk mu Ukhti ku terkasiH,,,,
Sudahkah Engkau cantik??
~Kecantikan yang sejati adalah kecantikan dalam (inner beuty). Kecantikan luar (paras) saja hanya akan melahirkan godaan2 dan kejahilan2 lainnya yg membuat empunya akan merasa tidak nyaman, bahkan terkadang melahirkan sesuatu yang tidak di inginkan.
~Kecantikan dalam (inner beuty) yang terbalut dalam Akhlakul karimah akan mendatangkan rasa Cinta, bahagia bagi pemiliknya dan ridho dari Allah Subhanahu wa ta'ala.
Karena itu milikilah kedua-duanya. Jika belum memiliki kecantikan luar (paras) yg tidak semua orang dapat memilikinya, milikilah kecantikan dalam diri (inner beuty) yang dapat di miliki oleh siapapun yg menginginkannya dan itu jauh lebih berharga daripada hanya memiliki kecantikan luar.
Usahlah engkau merasa minder ataupun iri ketika melihat sebayamu lebih cantik dari diri mu.Namun,,,Bahagialah engkau yang memiliki cantik dalam Akhlak mu.
Semoga kita memiliki keduanya, minimal kita punya akhlakul karimah (inner beuty)nya, agar kita terlihat cantik di mata Allah dan cantik di mata manusia, aamiin...
~Istiqomah ~
Selamat berkasih dengan Sang Pengasih..
~H.A~
Untuk mu Ukhti ku terkasiH,,,,
Sudahkah Engkau cantik??
~Kecantikan yang sejati adalah kecantikan dalam (inner beuty). Kecantikan luar (paras) saja hanya akan melahirkan godaan2 dan kejahilan2 lainnya yg membuat empunya akan merasa tidak nyaman, bahkan terkadang melahirkan sesuatu yang tidak di inginkan.
~Kecantikan dalam (inner beuty) yang terbalut dalam Akhlakul karimah akan mendatangkan rasa Cinta, bahagia bagi pemiliknya dan ridho dari Allah Subhanahu wa ta'ala.
Karena itu milikilah kedua-duanya. Jika belum memiliki kecantikan luar (paras) yg tidak semua orang dapat memilikinya, milikilah kecantikan dalam diri (inner beuty) yang dapat di miliki oleh siapapun yg menginginkannya dan itu jauh lebih berharga daripada hanya memiliki kecantikan luar.
Usahlah engkau merasa minder ataupun iri ketika melihat sebayamu lebih cantik dari diri mu.Namun,,,Bahagialah engkau yang memiliki cantik dalam Akhlak mu.
Semoga kita memiliki keduanya, minimal kita punya akhlakul karimah (inner beuty)nya, agar kita terlihat cantik di mata Allah dan cantik di mata manusia, aamiin...
~Istiqomah ~
Selamat berkasih dengan Sang Pengasih..
~H.A~
Sabtu, 28 Januari 2012
~* Makna Selembar Kain Yang Menutup Wajah *~
Assalamualaikum wr wb..
Saudaraku fillah..Makna selembar kain yang menutup wajah anggun itu, ia
bukanlah tempat bersembunyi agar wajah pas-pasan tidak terlihat, bukan
pula tempat menutup wajah cantik nan menawan, ia adalah kain penutup
yang bermakna ketakwaan.., Ketakwaan seorang wanita pada Allah dan
Rasul-Nya, sebagai bentuk rasa berserah sang hamba pada-Nya...
...
... Makna selembar kain yang menutup di wajah ini, ia bukanlah sarana
untuk membanggakan diri agar terlihat lebih baik daripada yang lain,
bukan pula alat untuk unjuk gigi agar disebut shalihah ketimbang yang
tidak menutup muka, juga bukan benda yang difungsikan untuk pamer dan
riya’. Ia adalah pakaian anggun yang mempunyai fungsi sebagai
pengontrol, agar terkendali sikap ini berbuat aniaya dan hina.
Pengendali agar diri tidak terjerat pada ajang tebar pesona, entah di
dunia nyata atau maya....
Makna selembar kain yang
menempel di wajah ini, ia bukanlah kain yang dikenakan untuk tujuan
meraup simpati, tidak juga untuk tebar pesona dan gengsi. Ia adalah kain
yang mempunyai berlapis-lapis manfaat, agar terjaga pandangan ini,
terjaga sikap ini pada lawan jenis yang bukan mahram, juga untuk
melindungi diri dari gangguan manusia jahil....
Makna
selembar kain di wajah ini, ia bukanlah alat untuk meneriakkan ‘aku
wanita bercadar yang lebih baik dari kalian yang tidak bercadar’, tetapi
ia adalah alat untuk menutup aurat dan membedakan jati diri muslimah
dengan yang lain, yang dikenakan bukan untuk merasa lebih baik dari yang
tidak bercadar.., Ia adalah alat untuk mengukur diri, sudah benarkah
sikap ini sebagai muslimah sejati? Juga sebagai alat untuk menahan diri
dari kehidupan dunia gemerlap..,
Makna selembar kain yang
melekat di wajah ini, ia bukanlah kain yang cukup diartikan sebagai
penutup wajah saja. Ia adalah kain yang hendaknya membuat diri pemakai
semakin giat mencari tahu, kenapa harus mengenakannya, agar pemakai
tidak jatuh pada taqlid/buta...
Makna selembar kain yang
membalut diwajah ini, ia bukanlah pertanda bahwa berarti pemakainya
adalah manusia istimewa, tetapi dari kain itulah wanita belajar agar
istimewa, menghindari pujian, menepis sanjungan, menolak simpati
murahan....
Subhanallah..Smoga makna Kain tersebut menyelamatkan kita di akhir Zaman..dan keridhaan Allah di yauml akhir..
Salam ukwuah fillah..
~MHB~
*♥* Jadilah Bidadariku didunia dan akhiratku *♥*
بِسْــــــــــــــــمِ اﷲِالرَّحْمَنِ اارَّحِيم
(*•Yaa Rabbi•*´¯)Ajarilah kami bagaimana memberi sebelum meminta,berfikir sebelum bertindak,santun dalam berbicara,tenang ketika gundah,diam ketika emosi melanda,bersabar dalam setiap ujian.Jadikanlah kami orang yg selembut Abu Bakar Ash-Shiddiq,sebijaksana Umar bin Khattab,sedermawan Utsman bin Affan,sepintar Ali bin Abi Thalib,sesederhana Bilal,setegar Khalid bin Walid radliallahu'anhumღAmiin ya Rabbal'alamin.
Duhai kamu yang tercipta dari tulang rusukku.
Di belahan Bumi manapun kamu berada.
Bagiku kau bunga, tak mampu aku samakanmu dengan bunga terindah sekalipun.
Bagiku manusia adalah makhluk yang terindah, tersempurna, dan tertinggi.
Bagiku dirimu salah satu dari semua itu, karenanya kau tak membutuhkan persamaan.
Jangan pernah biarkan aku menatapmu penuh, karena akan membuatku mengingatmu.
Berarti memenuhi kepalaku dengan inginkanmu.
Berimbas pada tersusunnya gambarmu dalam tiap dinding khayalku.
Membuatku inginkanmu sepenuh hati, seluruh jiwa, sesemangat mentari.
Kasihanilah dirimu jika harus hadir dalam khayalku yang masih penuh Lumpur.
Karena sesungguhnya dirimu terlalu suci.
Berdua menghabiskan waktu denganmu bagaikan mimpi tak berujung.
Ada ingin tapi tak ada henti.Menyentuhmu merupakan ingin diri, berkelebat selalu, meski ujung penutupmu pun tak berani kusentuh.
Jangan pernah kalah dengan mimpi dan inginku karena sucimu kau pertaruhkan.
Mungkin kau tak peduli,
Tapi kau hanya menjadi wanita biasa di hadapanku bila kau kalah.
Dan tak lebih dari wanita biasa.
Jangan pernah kau tatapku penuh
Bahkan tak perlu kau lirikkan matamu untuk melihatku.
Bukan karena aku terlalu indah, tapi karena aku seorang yang masih kotor.
Aku biasa memakai topeng keindahan pada wajah burukku, mengenakan pakaian sutra emas.
Meniru laku para ustadz, meski hatiku lebih kotor dari lumpur.
Kau memang suci, tapi masih sangat mungkin kau termanipulasi.
Karena toh kau hanya manusia - hanya wanita.
Beri sepenuh diri pada sang lelaki suci yang dengan sepenuh hati membawamu ke hadapan Tuhanmu.
Untuknya dirimu ada, itu kata otakku, terukir dalam kitab suci, tak perlu dipikir lagi.
Tunggu sang lelaki itu menjemputmu, dalam rangkaian khitbah dan akad yang indah.
Atau kejar sang lelaki suci itu, karena itu adalah hakmu, seperti dicontohkan ibunda Khadijah.
Jangan ada ragu, jangan ada malu, semua terukir dalam kitab suci.
Bariskan harapanmu pada istikharah sepenuh hati ikhlas.
Relakan Allah pilihkan lelaki suci untukmu, mungkin sekarang atau nanti, bahkan mungkin tak ada sampai kau mati.
Mungkin itu berarti dirimu terlalu suci untuk semua lelaki di fana saat ini.
Mungkin lelaki suci itu menanti di istana kekalmu, yang kau bangun dengan segala kekhusyu’an tangis do’amu.
Pilihan Allah tak selalu seindah inginmu, tapi itu pilihan-Nya.
Tak ada yang lebih baik dari pilihan Allah.
Mungkin kebaikan itu bukan pada lelaki yang terpilih itu, melainkan pada jalan yang kau pilih,seperti kisah seorang wanita suci di masa lalu yang meminta ke-Islam-an sebagai mahar pernikahannya.
Atau mungkin kebaikan itu terletak pada keikhlasanmu menerima keputusan Sang Kekasih Tertinggi.
Kekasih tempat kita memberi semua cinta dan menerima cinta dalam setiap denyut nadi kita.
Disini aku selalu merindumu dlm stiap buTir air mata doa cinta.
Membisu dalam diam penantian suci untUkmu..untuk jodohku yang masih menjadi rahsia Allah.Semoga semua Kan indah pada masanya...Dalam dakapan hangat cintaNYA.sebelum engkau halal bagiku,Aku tidak ingin mencintaimu aku takut Allah cemburu padamu,aku tidak ingin menuntut apa2 darimu,kerana aku tahu aku bukan siapa2 untuk mu aku bukan orang baik tapi aku ingin berbuat baik agar aku pantas untuk engkau jodohku yg baik,engkau yang dipilih Allah yang sudah ditulis dalam Loh Mahfudz semoga engkau boleh membimbingku dengan mencintaimu,namun tak melebihi cinta ku pada Allah,aku adalah tulang rusukmu yg bengkok maka berhati-hatilah denganku,aku boleh saja terus membengkok jika engkau tidak mengajarkan ku kepada apa2 yg ma'ruf menurut Allah..
Rasullulah SAW bersabda “Nasihatilah perempuan dengan cara yang baik! Perempuan itu diciptakan dari tulang rusuk, sementara yang paling bengkok itu bahagian teratasnya.
Jika engkau berkeras meluruskannya, ia akan patah. Tetapi jika engkau membiarkannya, ia akan bengkok selamanya. Maka nasihatilah perempuan dengan cara yang baik!” (HR Bukhari, Muslim, Ibnu Abi Syaibah, dan Baihaqi)
aku boleh menjadi lurus andai engkau mahu mengajakku kpd kebajikan,semoga engkau hadir disaat yg tepat..Sebelum Engkau Halal Bagiku...aku selalu merindumu dalam setiap buTir air mata doa2 cinta ku,Membisu dalam diam penantian suci ku untUkmu..Duhai Yang ALLAH pilihkan untuk ku...Semoga semua aKan indah pada masanya...Dalam dakapan hangat cintaNYA..kuyakin Andainya kaulah jodohku yang tertulis di Lauhul Mahfuz,Allah pasti akan menanamkan rasa kasih dalam hatiku juga hatimu. Itu janji Allah.Akan tetapi, selagi kita tidak diikat dengan ikatan yang Halal, selagi itu jangan dibazirkan perasaan itu, kerana kita masih tidak mempunyai hak untuk berbuat begitu.
Juga jangan melampaui batas yang telah Allah tetapkan.. ku amat takut Allah murka terhadap ku..
Rasulullah saw. bersabda: Sesungguhnya Allah itu cemburu dan orang yang beriman juga cemburu. Kecemburuan Allah, yaitu jika orang mukmin melakukan apa yang diharamkan. (Hadis riwayat Abu Hurairah ra.,)
Ku kan tetap menantimu dengan segenap jiwa dan ragaku.. Ku kan menjaganya untukmu..
Bagi Ku cinta kerana Allah tak kan pernah sia-sia kerana hanya janji-NYA lah yang pasti,
“Wanita-wanita yang keji adalah untuk laki-laki yang keji, dan laki-laki yang keji adalah buat wanita-wanita yang keji (pula), dan wanita-wanita yang baik adalah untuk laki-laki yang baik dan laki-laki yang baik adalah untuk wanita-wanita yang baik (pula).”(An Nur : 26)
~:*Kisah Insfiratif untuk sang HATI :*~
(¯`*•.¸*♥*¸.•*´¯)Suatu hari,ada seseorang berkisah. “Untuk pertama
kalinya saya pergi ke sebuah klinik untuk melakukan check-up kesehatan
rohani. Ternyata, saya menderita beberapa penyakit.
Berikut ini hasil dari checkup-nya :
...
- Ketika tekanan darah saya diukur, hasilnya ternyata saya memiliki kelembutan hati yang rendah.
- Ketika suhu tubuh saya diukur, termometernya menunjukkan derajat kegelisahan hampir mencapai 40 celsius.
- Ketika jantung saya diperiksa, ternyata saluran arterinya tersumbat
oleh berbagai kekecewaan, kesedihan, kesepian, kemarahan, dan dendam.
- Saya pun diberitahu bahwa tulang-tulang saya banyak yang retak karena
tersandung oleh rasa cemburu dan iri. Pantas saja, saya tidak dapat
berjalan di sisi saudara-saudara saya dengan nyaman dan sayapun tidak
bisa merangkul sahabat-sahabat saya.
- Ketika saya memeriksakan mata
saya yang mulai terganggu, diketahui penyebabnya adalah karena saya
hanya melihat kekurangan-kekurangan orang di sekitar saya, sehingga
kemampuan mata saya untuk melihat hal-hal yang lebih indah dan baik
mulai tertutup.
- Ketika saya mengeluh mengenai pendengaran saya
yang mulai berkurang, terapis di sana menyarankan saya untuk mulai
latihan mendengar suara Tuhan dan sesama manusia, setiap hari, agar
pendengaran saya lebih sensitif.
Stelah menjalani semua
pemeriksaan itu, saya mendapatkan konsultasi gratis untuk mengobati
semua penyakit saya tersebut.Obat yang diberikan adalah obat alami yang
murah meriah.Setiap hari saya harus mengonsumsi
- segelas penuh rasa SYUKUR atas segala yang saya miliki.
- sesendok rasa KEDAMAIAN.
- satu pil KESABARAN, satu cangkir rasa PERSAUDARAAN dan satu piring KERENDAHAN HATI – sedosis CINTA
- setiap malam sebelum tidur harus minum sebuah kaplet SUARA HATI yang
jernih, serta sebuah pil ANTI KEPUTUSASAAN karena peristiwa-peristiwa
yang saya alami hari ini, ԃƍή tidur berselimutkan DOA dan
HARAPAN.(¯`*•.¸*♥*¸.•*´¯)
~PA~
~:*Renungan Hati Muslimah,Bidadari Dunia*:~
Ada seorang wanita yang dikenal taat beribadah.
Ia kadang menjalankan ibadah sunnah. Hanya satu kekurangannya, Ia tak
mau berjilbab. Menutup auratnya. Setiap kali ditanya ia hanya tersenyum
dan
menjawab
”Insya Allah yang penting hati dulu yang berjilbab. ”
Sudah banyak orang
menanyakan maupun menasehatinya. Tapi jawabannya tetap sama.
Hingga di suatu malam.
Ia bermimpi sedang di sebuah taman yang sangat indah. Rumputnya sangat hijau, berbagai macam bunga
bermekaran. Ia bahkan bisa
merasakan segarnya udara dan wanginya bunga. Sebuah sungai yang sangat jernih
hingga dasarnya kelihatan, melintas dipinggir taman.
Semilir angin pun ia rasakan di sela-sela jarinya.
Ia tak sendiri.
Ada beberapa wanita disitu yang terlihat juga menikmati
keindahan taman. Ia pun menghampiri salah satu wanita. Wajahnya sangat
bersih seakan-akan
memancarkan cahaya yang sangat lembut.
“Assalamu'alaikum,
saudariku....”
“Wa'alaikum salam. Selamat datang saudariku”
“Terima kasih. Apakah ini surga?”
Wanita itu tersenyum. “Tentu saja bukan, saudariku. Ini hanyalah tempat menunggu sebelum ke surga ”
“Benarkah? Tak bisa kubayangkan seperti
apa indahnya surga jika tempat menunggunya saja
sudah seindah ini. ”
Wanita itu tersenyum
lagi ”Amalan apa yang bisa membuatmu kemari, saudariku ?”
“Aku selalu menjaga waktu shalat dan aku menambahnya dengan ibadah sunnah. ”
“Alhamdulillah..”
Tiba-tiba jauh di ujung taman ia melihat sebuah pintu yang sangat indah. Pintu itu terbuka.
Dan ia melihat beberapa wanita yang berada di Taman mulai memasukinya satu-persatu.
“Ayo kita ikuti mereka” kata wanita itu setengah berlari.
“ Apa di balik pintu itu?” Katanya sambil mengikuti wanita itu
“ Tentu saja surga saudariku” larinya semakin cepat
“ Tunggu..tunggu aku..”
dia berlari namun tetap tertinggal
Wanita itu hanya setengah berlari sambil tersenym
kepadanya. Ia tetap tak mampu mengejarnya meski ia sudah berlari. Ia lalu berteriak
“Amalan apa yang telah kau lakukan hingga engkau begitu
ringan ?”
“Sama dengan engkau
saudariku.” jawab wanita itu sambil tersenyum
Wanita itu telah mencapai pintu. Sebelah kakinya telah
melewati pintu. Sebelum wanita itu melewati pintu
sepenuhnya, ia berteriak pada wanita itu.
“ Amalan apalagi yang kau lakukan yang tidak kulakukan ?”
Wanita itu menatapnya dan
tersenyum. Lalu
berkata
“Apakah kau tak
memperhatikan dirimu, apa yang membedakan dengan
diriku ?”
Ia sudah kehabisan napas, tak mampu lagi menjawab.
“ Apakah kau mengira Rabbmu akan mengijinkanmu masuk ke Surga-NYa tanpa jilbab menutup auratmu ?”
Tubuh wanita itu telah melewati pintu, tapi tiba
-tiba kepalanya mengintip keluar, memandangnya dan
berkata
”Sungguh sangat disayangkan amalanmu tak mampu membuatmu mengikutiku
memasuki surga ini untuk dirimu. Cukuplah surga hanya sampai hatimu
karena niatmu adlah menghijabi hati.”
Ia tertegun..lalu
terbangun..beristighfar lalu mengambil air wudhu. Ia tunaikan shalat
malam. Menangis dan menyesali perkataanya dulu.. berjanji pada Allah
sejak saat itu ia akan menutup auratnya.
Subhanallah, maha dahsyat nya Allah menuntun kita dalam berupaya untuk menjadi yang terbaik di sisi Nya..^_^
Nah ,Sekarang bagaimana kah dengan Nurani mu saudariku..??
Salam Ukhuwah FillaH..
~*PA*~
Langganan:
Komentar (Atom)











